Beranda Muara Enim SITU-HO DI HAPUS BERIMBAS PADA PAD

SITU-HO DI HAPUS BERIMBAS PADA PAD

107
0

Muaraenim News,  LAHAT – Pendapatan Anggaran Daerah PAD dari sektor kepengurusan SITU/HO ‘menguap’ lebih kurang Rp 1 M, hal ini, setelah ada kebijakan dari Pemerintah Pusat menghapusnya, dan tentunya berimbas ke pemasukan kas daerah, Padahal notabenenya cukup menjanjikan.

“Berimbas PAD, lebih kurang Rp 1 M dalam setahun. Solusi pajak, yang bisa ditemukan yakni Pajak PPn 10 persen untuk makanan, rumah makan dan restroran. Dimana, HO dipungut tiga tahun satu kali,”kata Kepala DPMPSTP Lahat, H Ali Afandi melalui Kabid, Pembangunan, Kesehatan dan Pendidikan, Syamsul Bustoni, ditemui, Jum’at (6/10/2017).

Syamsul menambahkan, berdasarkan surat edaran Mendagri RI No 500/3231/SJ tentang tindak lanjut Peraturan Mendagri No 19/2017, tertanggal 19 Juli 2017, ditindak lanjuti, SE Gubernur Provinsi Sumsel, No 035/SE/DPMPSTP/2017, perihal izin gangguan dan pungutan retribusi izin gangguan dalam provinsi sumsel, tertanggal 18 september 2017.

“Kemudian dibuatkan surat dikirim ke Bupati Lahat, cq. BKD No 503.4/75/PMPTSP/2017, tertanggal 31 Juli 2017, tentang tindak lanjut Permendagri No 19/2017 tentang pencabutan pedoman penetapan izin gangguan di daerah,” bebernya.

Nantinya, masih kata dia, izin gangguan dibuat dalam bentuk format persetujuan tetangga (kiri, kanan, belakang, depan) bersamaan dengan proses pengajuan/penerbitan izin pendirian bangunan (IMB).

“Hingga detik ini, untuk bentuk format yang sesuai belum ditemukan,” jelas Syamsul.

Syamsul menuturkan, SIUP dan TDP tetap buat, bagi perusahaan yang sudah mempunyai masa berlaku lima tahun satu kali, apabila waktu perpanjangan untuk selanjutnya, perusahaan berdiri tidak perlu diperpanjang.

“Perusahaan baru harus buat SIUP dan TDP, untuk HO belum ada solusi penganti, tercantun di juknis dan juklak,” tegasnya.

Penulis : Kambul
Editor    : Hafiz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here