BerandaSemendeMasyarakat Desa Babatan Inginkan PT PGE lumut Balai Perbaiki Jalan

Masyarakat Desa Babatan Inginkan PT PGE lumut Balai Perbaiki Jalan

241
0

 

Laporan Zulkarnain

Muaraenim News, SEMENDE– Kerusakan ruas jalan dari simpang imam sampai talang barisan Desa Babatan kercamatan Semende Darat laut ( SDL) kabupaten muara Enim provensi sumatera selatan menui bayak pertayan dari masyarakat terkhusus Desa Babatan sendri, Senin (14/12/2020).

Iman (44) salah satu warga Desa Babatan yang kelukan jalan dari simpang imam Hinga talang barisan jalan yang diperkirakan sepanjang 35 meter kurang lebih dan sekarang sudah rusak yang mengakibatkan jalan bergelombang dan aspal sudah bayak yang mengakibatkan pengendara mobil baik motor seperti menaiki kuda.

Lajut ucap imam” memang jalan ini di bangun oleh perusan itu sendri pada tahun 2008 dan masyarakat sangat berterimah kasih tapi kalau jalan ini terus di lewati kendaran yang berkafasitas puluhan ton maka jalan ini akan cepat rusak dan hendaknya dari pihak perusahaan sendri bisa menilai kalu jalan sudah rusak untuk segera memperbaikinya agar masyarakat merasakan dapat ke untungan dengan adanya perusahan BUMN di daera mereka,” tutup imam.

Dedi Harismanto Selaku Kepalah Desa (kades) desa Babatan menerangkan saat dikonfirmasi di kantor desa seluruh PBS bisa menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk perbaikan ruas jalan tersebut, dan jangan hanya memikirkan keperluan perusahan saja melainkan harus mempedulikan masyarakat yang menjadi area Ring 1 (satu) dari perusahan.

“Ini merupakan salah satu upaya kita menjalankan program CSR, dengan menggunakan dana yang berasal langsung dari perusahan. Jika terus kita biarkan, titik kerusakan jalan disana akan semakin parah. Hal tersebut diperparah dengan musim hujan seperti ini, yang akan semakin mempercepat kerusakan jalan tersebut,” ujar Dedi selaku kepala desa Babatan

Sedangkan pantawan awak media Muaraenimnews langsung di lapangan, memang benar jalan sudah nampak bergelombang, di perkirakan kurang lebih 10 kilo meter yang di duga cukup para Hinga meyebapkan pengendara baik roda dua maupun roda empat seperti menaiki kuda.