Beranda Semende Desa Siringagung Bakal Miliki Industri Pakaian Jadi

Desa Siringagung Bakal Miliki Industri Pakaian Jadi

179
0
Suasana pelaksanaan musrenbang 
Desa Siringagung, Kecamatan 
Semende Darat Ulu(SDU),KabupatenMuaraenim (Foto/MN/Hilmudin)

Laporan Hilmidin

Muaraenim News, SEMENDE – Industri rumahan pakaian jadi bakal ada di rumah-rumah masyarakat Desa Siringagung di tahun 2020 yang akan datang. Hal ini diketahu pada saat pelaksanaan musyawarah rencmcana  pembangunan desa (Musrendes) Desa Siringagung, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, yang di gelar di Kantor Desa setempat, Jumat (27/12/2019).

“Kita mesti miliki usaha ekonomi kreatif, maka dari itu di tahun 2020 kita akan miliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang nati kita fokuskan industri rumahan pakaian jadi, yang akan dikerjakan oleh masyarakat desa ini, ini dapat dilaksanakan, karena adenya dana bomdes yang di kelola langsung oleh masyarakat  dengan sebenarnya, dengan harapan untuk mengurangi tingkat kemiskinan warga Desa Siringagung,” Papar Kepala Desa Siringagung, Nur Kumala.

Dalam musrendes ini beragam usulan yang disampaikan oleh berbagaimacam kalangan, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok tani, karang taruna, Pkk,  perwakilan dunia pendidikan dan masyarakat lainnya.

Salah satu usulan yang bakal terwujud nantinya produksi pakain yang langsung akan dikelolah oleh kelompok ibu rumah tanggaa. Selain itu diprioritaskan juga, usulan masarakat berupa pembangunan parit desa setempat.

Adapun usulan-usulan yang disampaikan hari ini oleh masarakat yang dananya belum cukup dengan dana desa, nanti bisa di ajukan atau disampaikan pada musyawara kecamatan.

Sementara itu Camat SDU Cholid Tri Aquarian SStp MSi menyampaikan, muyawarah ini dilaksanakan sebagai bentuk menampung semua harapan masyarakat dan disampaikan secara langsung, kedepan akan dila jutkan ke musrenbang kecamatan dan terakhir musrenbang kebupaten.

“Semua usulan akan tetap di tampung, namun nanti semua usulan-usulan yang ada dari desa-desa lain, dan akan di kerucutkan lagi sesuai dengan kebutuhan dan menjadi usulan prioritas kecamatan, selanjutnya akan di bawa ke Kabupaten,” papar Cholid.