Beranda Tanjung Agung Polsek Tanjungagung Mendapat Piagam Penghargaan Ops Senpi Musi 2019

Polsek Tanjungagung Mendapat Piagam Penghargaan Ops Senpi Musi 2019

37
0

Laporan Yongki

Muaraenim News, TANJUNGAGUNG – Polsek Tanjungagung kembali mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolres Muaraenim dalam rangka “Ops Senpi Musi 2019” yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda Sumsel.

Polres Muaraenim turut melaksanakan atensi pimpinan tersebut dari tanggal 3 – 30 November 2019, dan alhasil dari 10 Polsek di Jajaran Polres Muaraenim ada 3 (tiga) Polsek yang mendapatkan Piagam Penghargaan tentang pengungkapan dan pengumpulan senpira terbanyak.

Dalam Ops Senpi ini Polsek Tanjungagung berhasil ungkap 2 kasus senpira dengan jumlah 2 tersangka yang di tahan, dan dari hasil pengumpulan senpira terdapat 8 senpira di dapat dari hasil bantuan warga di wilayah hukum Tanjungagung yang turut serta membantu dalam menyerahkan secara iklas senpira yang mana selama ini digunakan untuk menjaga kebunnya, karena sudah banyak warga yang sudah sadar membawa senjata api adalah perbuatan yang dilarang, terlebih lagi sudah sering beberapa kali para Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungagung mengingatkan kepada siapa yang masih menyimpan senpi akan di proses secara hukum karena itu merupakan perbuatan melanggar hukum.

Penyerahan Piagam Penghargaan dari Kapolres Muaraenim kepada Polsek Tanjungagung

Kapolsek Tanjung Agung AKP. ARIF MANSYUR, S.H., S.I.K., MM mengatakan, bahwa keberhasilan ini didapat tidak lepas dari bantuan turut serta warga di wilayah hukum Polsek Tanjungagung, yang sudah secara sadar mau dan membantu menyerahkan secara ikhlas senpiranya, untuk itu kami dari Polsek Tanjung Agung mengucapkan terimakasih atas peran sertanya dan atas kesadarannya.

“Dan tetap kami himbau kepada warga lain yang masih menyimpan atau membawa agar segera menyerahkan kepada Polsek Tanjungagung dan bila diserahkan secara sadar tidak akan di proses secara hukum namun akan di lindungi oleh Hukum, namun bila tertangkap tangan oleh aparat Kepolisian itu menjadi resiko masing – masing yang tertangkap,” ujar Arif.