Beranda Gelumbang Anggota DPRD Muara Enim Dapil lll Desak Proyek Pembangunan Jembatan Gumai Dibongkar

Anggota DPRD Muara Enim Dapil lll Desak Proyek Pembangunan Jembatan Gumai Dibongkar

34
0

Laporan Ali Saiin

Muaraenimnews.com, MUARAENIM – Anggota DPRD Dapil 3 Kabupaten Muara Enim tetap mendesak agar proyek pembangunan jembatan di Desa Gumai Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim segera di bongkar.

Hal tersebut ditegaskan saat dihari libur pada hari Minggu pagi jelang siang (03/10), anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim kembali melakukan sidak serta pengecekan langsung hasil kondisi fisik proyek jembatan yang dikeluhkan banyak warga Desa Gumai tersebut.

Kali ini anggota DPRD yang turun kelokasi proyek jembatan yang bermasalah karena disinyalir tidak sesuai harapan masyarakat tersebut , dari Komisi II DPRD Muara Enim yang membidangi pengawasan Proyek APBD tersebut, yaitu Samudera Kelana,SH, Ahmad Fauzi, dengan didampingi Anggota DPRD Dapil 3 dari Komisi I Ponira.

Terpantau para anggota DPRD tersebut, selain mengecek kondisi proyek jembatan juga terlihat mencocokan antara Rancangan Anggaran Belanja (RAB), dengan realita yang terjadi dilapangan. Karena posisi proyek jembatan tersebut letaknya jauh dari pemukiman penduduk sehingga para anggota DPRD ini bersama Kades dan warga memastikan lagi kondisi proyek tersebut yang pada akhirnya ketiga dewan mempunyai kesepakatan agar hasil proyek jembatan sebaiknya dibongkar.

“Ya, proyek jembatan ini tidak layak dipakai karena jauh dari RAB, nah kita lihat fakta dilapangan dari ketinggian,lebar ,panjang, serta matrial semua bermasalah,” cetus Ahmad Fauzi, Samudera Kelana dan Ponira, saat dilokasi bersama warga dan Kades tersebut.

Dikatakannya, bahwa kondisi ini telah dikeluhkan masyarakat dan kita sebagai wakil rakyat menampung aspirasi warga tersebut guna untuk menindaklanjutinya yang ternyata hasil proyek jembatan tidak sesuai harapan masyarakat.

“Pipa banyak berlubang, tiang Jembatan hanya 6 Inci yang harusnya 8 Inci, ketinggian tidak sesuai, pengelasan sambungan jembatan sangat parah, plat lantai tipis, dan lebar serta panjang jembatan juga tidak sesuai.

“Ya, kita tetap mendesak agar proyek jembatan Desa Gumai ini di Bongkar saja karena kualitasnya diragukan dan pemerintah sebaiknya menunda dulu pembayaran kepada pemenang tender proyek tersebut,” tegas ketiga anggota Dewan Fauzi, Samudera Kelana dan Ponira, pada media ini.

Ditambahkannya lagi, bagaimana masyarakat dapat beraktipitas kekebun jika kondisi jembatan seperti ini, dan kedatangan kita melihat kondisi proyek tersebut murni dari nurani dan jangan ada persepsi lain dan kita tetap tegaskan agar jembatan ini segera di bongkar sesuai keinginan masyarakat Gumai,” tambahnya.

Sementara puluhan warga Gumai yang ikut bersama para dewan melihat kondisi proyek jembatan tersebut, tetap bersikeras meminta jembatan ini sebaiknya jangan difungsikan dulu karena tidak sesuai keinginan kita saat beraktipitas kekebun menyeberangi sungai.

“Aku nie rakyat biaso pak, tapi sedikitnya tau jugo dengan pembangunan, cakmno kalau musim hujan datang pacak tenggelam jembatan pendek mak ini,” ujar Irwandi(56).

Hal senada juga dikatakan warga Gumai lainnya, “bahwa jembatan ini biso mubazir bae, harusnya ketinggiannyo disamoke dengan jembatan yang lamo.”

“Nah, perahu ketek nak lewat bae saro dibawah jembatan ini, kita dukung pak dewan sebaiknyo jembatan dibongkar bae karena jauh dari harapan warga dusun Gumai,” ungkap Nurul dan Yandri.

Pantauan media ini dilokasi tersebut, keberadaan proyek jembatan tersebut, juga tidak terlihat papan proyek dan pihak pelaksana proyek saat para anggota DPRD Dapil 3 mendatangi lokasi jembatan dengan kondisi akses jalan masuk kelokasi cukup menantang itu.