Beranda Ujan Mas Tumpang Tindih Sertifikat, Masyarakat Ujanmas Kecewa

Tumpang Tindih Sertifikat, Masyarakat Ujanmas Kecewa

152
0
Laporan Mukhlisin
 
Muaraenimnews.com, UJANMAS – Ratusan warga Ujanmas Lama dan Ujanmas Ulu, bentuk tim terkait tumpang tindih sertifikat tanah di PT Cipta Futura (Cifu), giat ini digelar di Balai Desa Ujanmas Lama. Senin (25/10/2021).
 
Hadir lembaga Adat, LPM, BPD, Tokoh Masyarakat, Kasi Trantif dari Kecamatan, serta Kades Ujan Mas Lama Iwan Tarmisi, Kades Desa persiapan ujan mas ulu Wansyah.
 
Dalam musyawarah ini masyarakat sangat kecewa kepada pihak Perusahaan Cifu dan Badan Pertanahan Nasionsl (BPN) Muara Enim, pasalnya perwakilan masyarakat Ujanmas  yang di ketuai oleh Darian medatangi kantor BPN Muara enim akan tetapi kepala kantor perwakilan BPN  Yuliantini SH MH  engan turun menemui mereka. “Sudah dua kali tapi masih tidak bisa di temui, padahal tujuan kami  mempertanyakan tumpang tindihnya sertifikat kami ini,” ungkap Darian.
 
Selain itu Darian bersama warga lain,  mempertanyakan ke Humas PT Cipu  (talon) mengenai HGU tersebut, kata humas  masalah HGU bisa di keluarkan asal sudah habis masa HGU tahun 2026 nanti. Mengenai batas HGU  yang akan di keluarkan humas tidak bisa menjawab,  Begitu juga tumpang tindih nya sertifikat tanah, talon menganjurkan untuk tanyakan ke BPN muara Enim.
 
Sementara mantan Kades Ujanmas Lama Iwan Tarmisi menerangkan persoalan HGU, dan tumpang tindihnya sertifikat tanah,  yang ada di wilayah ujan mas. “Pihak BPN Sudah menyampaikan melalui surat no. 694/200-16.3/1x 2021. Kalau pihak BPN Muara Enim akan meneruskan ke kantor wilayah  Badan pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Selatan untuk mendapat kan izin, meminta kejelasan peta,  siapa saja pihak yang mendapat kan data informasi, sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku,(isi surat BPN muara enim), ” jelas Iwan.
 
Plt kades Ujanmas ulu Wansyah, menyampaikan kepada masyarakat Ujanmas, jangan trprofokasi, karna dalam permasalahan HGU Pt Cipu ini, pasti ada yang pro, atau pun kontra.
 
Musyawarah masalah ini masih menemui jan buntu, tidak ada kata kesepakatan dari perusahaan cifu, atau dari BPN. Muara enim  masyarakat ujan mas lama akan meminta bantuan ke BPN pusat serta Pj Bupati Muaraenim HNU.