BerandaMuaraEnimSosialisasi Usaha Kerakyatan, Solusi Terciptanya Pengusaha UMKM Baru Dari Desa

Sosialisasi Usaha Kerakyatan, Solusi Terciptanya Pengusaha UMKM Baru Dari Desa

256
0

Laporan Abdul Rahman

Muaraenim News, MUARAENIM – Guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan terciptanya unit usaha bagi seluruh bumdes di kabupaten Muaraenim UMKM Muaraenim gelar sosialisasi kerakyatan, kamis (24/09/2020).

Adapun fokus usaha pada giat ini adalah tentang pupuk kompos dengan bahan dasar jerami padi, yang dikelola oleh Bumdes.

Diketahui UMKM Muaraenim sudah sudah mengunjungi beberapa daerah di Muaraenim diantaranya yaitu desa Aremantai, kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) yang dihadiri oleh kades dan pengurus bumdes Aremantai, desa Tanjungraya kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) yang dihadiri oleh kades Efrizal, S.Pd.I dan pengurus bumdes Tanjungraya, desa Lesungbatu kecamatan Tanjungagung dihadiri oleh kades dan pengurus bumdes Lesungbatu, dan desa Kepur kecamatan Muaraenim yang diahadiri kades dan anggota Bumdes Kepur.

Drs Erfani selaku Inisiator pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa bahan mentah jerami sangat mudah dijumpai di Muaraenim hingga mudah untuk dikelola.

“Hal ini sesuai dengan pertimbangan bahwa bahan mentah ( jerami ) sangat banyak dan tersebar hampir seluruh desa di kabupaten Muaraenim serta kebutuhan pupuk kompos bagi petani yg semakin meningkat dan keburuhan perusahaan tambang untuk penghijauan bekas tambang,”katanya.

Masih kata sang inisiator “Adapun pada pengolahannya bahan yang diperlukan diantaranya mesin pencacah jerami, sekam bakar, tanah, jerami padi, EE 4, air, dan terpal,” Imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan sasaran dalam giat ini adalah seluruh bumdes di kabupaten Muaraenim yang mempunyai unit usaha.

“Sasaran kita pada giat ini adalah seluruh bumdes di Muaraenim yang memiliki usaha guna meningkatnya pendapatan masyarakat desa melalui unit usaha pupuk kompos yg dikelola oleh bumdes, terciptanya pengusaha-pengusaha UMKM baru dari desa,terciptanya unit usaha bagi seluruh bumdes di kabupaten Muaraenim,”pungkasnya.