Beranda MuaraEnim Kesbangpol dan FKUB Kunjungi Napiter di Lapas Kelas II B Muaraenim

Kesbangpol dan FKUB Kunjungi Napiter di Lapas Kelas II B Muaraenim

109
0
Laporan Hafiz
Muaraenim News, MUARAENIM – Forum Komunikasi ummat Beragama (FKUB) bersama Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengunjungi terdakwa napi teroris di Lapas Kelas II B Muaraenim, Selasa (22/5/2018).
Kunjungan forum ini digelar untuk deteksi dini, cegah dini, dan tangkal dini gangguan keamanan dan terorisme di wilayah Kabupaten Muaraenim.
Kepala Kesbangpol Andi Wijaya usai kunjungan mengatakan pihaknya melaksanakan, kegiatan ini berdasarkan surat mendagri, setelah menggelar rapat, pihaknya segera melakukan kunjungan ke Lapas Kelas II B Muaraenim.
“Untuk mengatisipasi sedari dini, mencegah, dan tangkal kejahatan teroris maka kita hari ini gelarvraoat sekaligus mengunjungi dua napiter ini,” Katanya.
Syarban Ketua FKUB Muaraenim menyampaikan kepada kedua tahanan teroris Musa dan Daeng, agar kedepanya setelah selesai menjalani hukuman ini supaya kembali ke keluarga dan merubah kehidupan yang lebih baik.

“Karena kita hidup didunia ini agar saling menghormati sesama dan saling rukun dengan agama lain,” Kaya Ayarban.

Menurut salah satu anggota FKUB Abu Nawas SH, mengatakan berdasarkan hasil rapat yang di gelar di Kesbangpol maka mereka mengujungi sua terdakwa teroris ini.
“Jadi untuk cegah dini, tangkal dini deteksi dini kamtibmas, khusuanya kejahatan terorisme di wilayah muaraenim, maka salah satu strateginya mengunjungi dua terdakwa ini, apalagi keduany sempat berkomunikasi dan di kunjungi eks narapidana teroris, Andri Agasi dan Andi Purwanto, makanya perlu dilakukan pendekatan lagi dan memberikan pemahaman kepada terpidana Musa dan Daeng ini,” Kata Abu
Napi teroris  Musa dari  Indramayu telah dihukum selama 4 tahun terkait,  aksi teror di ambon sedangkan napi teroris Daeng dari makasar yang dihukum selama 4, 6 tahun terkait kasus teror di jalan Tamrin. Adapub Maksud kunjungan gabungan ini karena akhir-akhir ini maraknya aksi teror yang terindikasi oleh napiter dari dalam penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here