Beranda Muara Enim Lima Kades Siap Rekrut Tenaga Kerja Sesuai Prosudur Sumsel 1

Lima Kades Siap Rekrut Tenaga Kerja Sesuai Prosudur Sumsel 1

244
0
 
 
Laporan Faisal
 
Muaraenim News, BELIMBING – Terkait pemberitaan sebelumnya, yang berjudul, persoalan masuknya TKA di PLTU Sumsel 1 dan Penerimaan Tenaga Lokal Tak Jelas yang di muat media ini, pihak Sumsel 1 meminta klarifikasi pemberitaan tersebut, Kamis (17/9/2020).
 
Deputy project manager Jo China Energy Engineering Grouop, Guangding Power Engenreeng CO LTD –  PT Bagus Karya, Lin Guisheng, lewat surat klarifikasinya menyampaikan, PLTU SumseI-1 berserta lima kades yang masuk ring satu melalui pertemuan di awal Bulan Agustus denga hasil yang sudah disetujui dan di dukung kelima kades kepada PLTU Sumsel-l, untuk bersedia merekrut pekerja baru masuk kedalam lokasi, dengan prosedur karantina masa selama 14 hari.
 
“PLTU Sumsel-l turut ikut mengikuti prosedur global yang diterapkan dalam penanganan pencegahan wabah covid19 yang semakin hari meningkat. Perekrutan sebanyak 35 orang ini dinyatakan melebihi 14 hari dikarenakan PLTU Sumsel-l sangat memperhatikan Kesehatan dan keselamatan calon pekerja agar tidak terjadinya penularan virus covid 19 disaat itu,” tulis dia.
 
Dia menambahkan, maka PLTU Sumsel-l melakukan swab test kembali, untuk memastikan Kesehatan calon pekerja sebanyak 3 ataupun 4 kali, dengan menghabiskan anggaran sekitar 400/500 juta, kepada calon pekerja, berupa uang kompensasi selama karantina masa.
 
“Makan dan minum, tempat tinggal dan kebutuhan lainnya seperti peralatan sabun, dan lainnya, serta swab test yang biayanya dihitung sangat mahal seharga Rp 2,3 juta perorang, persatu kali swab, dan mereka sudah dipekerjakan, setelah hasil swab test terakhir kalinya dinyatakan negative (sehat), karantina masa melebihi 14 hari itu sudah diketahui oleh lima kades untuk ditindak Ianjuti, memastikan tidak ada penularan dalam penanganan,” paparnya.
 
Pihak perusahaan berharap, untuk selanjutnya para pekerja yang baru memasuki PLTU Sumsel-l dan di karantina masa selama 14 hari di ruangan bisa bekerja sama untuk tetap di dalam ruang karantina masing masing dan tidak berkeliaran ke ruangan Iainnya, kontak fisik serta tidak berkumpul di ruangan area terbuka. 
 
“Isolasi 14 hari berlaku kepada siapapun dan masuk bekerja baik tenaga kerja lokal 5 desa dan tenaga kerja lokal dari luar pulau serta tenaga kerja asing untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pekerja Iainnya, agar tidak menimbulkan klaster penularan covid 19 di lapagan proyek,” pungkas dia.
 
Untuk perekrutan calon perkerja dari lima desa termasuk anggota serikat sebanyak 74  orang selanjutnya akan di rekrut secara bertahap karena keterbatasan mangan karantina masa dan sudah diketahui pihak masing masing.