Beranda Muara Enim DITEMUKAN TERIKAT DI POHON SOPIR TRUK BATUBARA INI TERNYATA KORBAN PERAMPOKAN

DITEMUKAN TERIKAT DI POHON SOPIR TRUK BATUBARA INI TERNYATA KORBAN PERAMPOKAN

142
0

Muaraenim News, Lahat –Warga Puntang Kota Lahat yang sehari hari bekerja sebagai supir kendaraan batu bara, Kelurahan Pagar Agung menjadi korban perampokan, beruntung pada insiden Curas (Pencurian dengan kekerasan) yang terjadi di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat ini, nyawa korban tidak melayang, namun mengharuskan dia (korban. red) harus mengalami luka di bagian kepala akibat jadi bulan bulanan para pelaku.
Informasi terhimpun korban bernama Ngatiman (38), akibat kejadian ini dirinya harus merelakan mobil jenis dum truk merek Dutro dibawa lari oleh kawanan rampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari 5 orang. Kejadian tindak kriminalitas jalanan sekala besar  tersebut, tepatnya terjadi sekira pukul 01.00 wib berawal saat korban akan pulang ke kediamannya, saat sedang melintas di TKP tepatnya di wilayah Desa Telatang, Kecamatan Merapi Barat, saat mobil yang dikendarai berhenti korban ditarik para pelaku tindak pidana kedalam hutan, selanjutnya korban dipukuli dan diikat dipohon sekitar TKP.
Anggota kepolisian Polsek Merapi Barat, yang mendapat informasi dari mulut ke mulut, mendatangi TKP dan benar saja, saat tiba di TKP korban di temukan dalam keadaan terikat di pohon, dan dalam keadaan memprihatinkan, dengan luka di kepala, selanjutnya korban di bawa ke RSUD Lahat guna dilakukan pertolongan.
Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kasubag Humas Polres Lahat AKP Djoko membenarkan perihal kejadian tersebut, dijelaskan bahwa kejadian tindak kejahatan ini bermula saat korban perjalanan dari Kecamatan Merapi Selatan, sampai di TKP di cegat oleh para pelaku, yang kini masih dalam penyelidikan petugas.
“TKP masih masuk Kecamatan Merapi Barat, Desa Telatang. Terkait pelanggaran pasal 365 KUHP ini, masih dilakukan pemgembangan, diperkirakan pelaku berjumlah 6 orang,” terangnya.

Penulis : Ahkam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here