Beranda Lawang Kidul Berikut Pernyataan Panitia Terkait Lomba Mancing HUT PTBA 39

Berikut Pernyataan Panitia Terkait Lomba Mancing HUT PTBA 39

96
0

Redaksi

Muaraenim News, LAWANG KIDUL – Dalam Rangka memeriahkan Hari Ulang Tahunnya ke-39 PTBA menggelar Lomba Mancing di Kolam Adipura Muara Enim, Minggu (23/02/2020). Acara lomba yang disambut antusias oleh ribuan pemancing mania dari berbagai daerah itu, berjalan dengan aman, tertib, lancar dan penuh kegembiraan. Ketua Panitia Lomba, Paulus Wendi Saputra mengatakan, suksesnya acara ini berkat dukungan dari Pemerintah Daerah Muara Enim melalui dinas terkait serta Polres Muara Enim dengan menugaskan Ratusan personil yang terdiri dari Anggota Polisi, Satpol PP, DLLAJ, dan Perkim untuk membantu keamanan dan kelancaran kegiatan ini.

Wendi menjelaskan, kegiatan ini merupakan lomba mancing bersama yang diikuti oleh 1.638 peserta dari Wilayah Muara Enim dan sekitarnya. Proses pendaftaran lomba, dilakukan secara online dengan mengisi data diri dan nomor KTP tanpa dipungut biaya. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam proses keikutsertaan. “Peserta yang telah terdaftar berhak mendapat kesempatan mendapatkan undian Doorprize dan kesempatan menjadi pemenang jika mendapatkan ikan terberat,” Ujar Wendi. Ia mengatakan, sedikitnya 1 ton Ikan Mas dilepaskan di kolam lomba. 30 ekor di antaranya ikan berukuran besar seberat 1 hingga 2 Kg yang telah diberi tanda oleh Panitia.

Selain itu dijelaskannya pula seluruh peserta diberi kesempatan untuk memancing di kolam. “Berdasarkan evaluasi, sistem yang kami terapkan kali ini yakni dengan cara memberikan kebebasan kepada peserta dalam memilih tempat untuk memancing, jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, sistem lomba dengan memberikann nomor lapak justru menimbulkan keributan antar peserta,” ujarnya lagi.

*Menanggapi adanya pemberitaan di media online muaraenimnews.com dengan judul “Ribuan Pemancing Kecewa di Lomba Hut PTBA ke 39,” pada Minggu/ 23 Februari 2020, pihaknya mengatakan tidak akan meresponya terlalu jauh terhadap pendapat beberapa peserta yang tidak puas dengan sistem yang kami lakukan. “Menurut kami, memberikan kepuasan ribuan peserta dengan karakter yang berbeda bukalah hal yang mudah. Namun demikian, kritikan tersebut tetap akan kami jadikan bahan evaluasi guna terselenggaranya Lomba Mancing yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.” Pungkasnya.*

Pemenang dalam lomba ini adalah peserta yang mendapatkan ikan hasil pancingan dengan bobot paling berat. Apabila terdapat peserta yang akan melakukan penimbangan ikan, maka panitia melakukan pengecekan secara menyeluruh dengan tahapan sebagai berikut :

1. Panitia melakukan verifikasi apakah pemancing tersebut terdaftar sebagai peserta, dengan meminta menunjukkan KTP
2. Melakukan penimbangan ikan, jika berat ikan 1 kg keatas maka panitia melanjutkan proses pengecekan pada tahap berikutnya.
3. Melakukan pengecekan fisik ikan, apakah ikan yang ditimbang terdapat tanda yang telah dibuat panitia sebelum dilepaskan
4. Melakukan pengecekan fisik ikan apakah ada bekas luka karena kail ikan
5. Melakukan pengecekan apakah ada pemberat yang dimasukkan pada ikan hasil pancingan
6. Melakukan pencatatan berat ikan dan nama peserta.

Proses tersebut dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh peserta yang lain untuk menjaga fairness perlombaan. Panitia juga telah menetapkan persyaratan dan peraturan lomba seperti tertuang dalam brosur dan form pendaftaran online.

Untuk memberi semangat kepada seluruh peserta maka Panitia menyediakan puluhan hadiah doorprize dengan Grandprize berupa Sepeda 2 Unit, Kulkas 2 Unit dan TV LED 2 unit.

Keluar sebagai pemenang lomba, Juara I, Ivan Kurniawan dari Pagar Negara dengan hasil 1,4 Kg. Juara ke II dimenangkan oleh Ahmad Denny Prayudhi asal Tanjung Enim dengan hasil 1,39 Kg, sedangkan Juara ke III berhasil diraih oleh Jie Heryono dari Tanjung Enim dengan hasil 1,3 Kg.