Beranda Muara Enim KADER GOLKAR MUARAENIM BERGESER KE HD

KADER GOLKAR MUARAENIM BERGESER KE HD

12
0



Muaraenim News,  MUARAENIM – Dukungan kader Golkar Muaraenim  terhadap kandidat pasangan Calon Gubernur (Cagub) Sumsel yang akan diusung Partai Golkar pada Pilkada serentak tahun 2018 mendatang bakal tidak solid. Soalnya sebagian  kader partai berlambang pohon beringin di Muaraenim, mulai bergeser berpaling dukungannya kepada pasangan kandidat Cagub  Sumsel H Herman Deri (HD) dan Mawardi Yahya.
                 “Meski saya seorang kader Golkar Muaraenim, tetapi secara pribadi sikap politik saya mendukung Cagub Sumsel pasangan  bapak Herman Deru dan Mawardi Yahya. Tentu ada alasan tersendiri kenapa kami  mendukung HD,” jelas Sekretaris AMPG DPD Partai Golkar Muaraenim, Ahmad Solihin yang juga Ketua Pemuda Garuda KPPRI Muaraenim, Selasa (31/10).
                  Menurutnya, alasan pertama, karena DPD Partai Golkar Sumsel dalam mencalonkan kandidat Cagub maupun Cabup terkesan tidak mendengarkan aspirasi dari bawah. Cendrung memaksakan diri untuk kepentingan politik dilevel tingkat atas.
                Kemudian, lanjutnya, alasan logis lainnya, karena hingga saat berdasarkan  survey yang dilakukan oleh beberapa lembaga survey indevenden, hasil survey HD berada di posisi teratas mengalahkan survey kandidat Cagup lainnya.
                Alasan lainnya, tambah Solihin, HD berpasangan dengan kader senior Partai Golkar H Mawardi Yahya yang telah 2 periode menjadi Bupati Ogan Ilir. “Inilah alasan saya dan kader Golkar lainnya mengapa mendukung HD dan Mawardi Yahya, sepak terjang mereka di masyarakat sudah cukup dikenal,” tegas Solihin.
                 Menurutnya, HD telah dua  periode menjadi Bupati OKU Timur dan keberhasilannya selama memimpin OKU Timur sudah sangat dirasakan masyarakat. Kemudian keberadaan HD diterima oleh semua lapisan dan golongan masyarakat bawah hingga lapis atas.
                 Begitu juga Mawardi Yahya, merupakan kader Partai Golkar senior dan sudah mumpuni di dunia politik. Dia juga telah menjadi Bupati OI selama dua periode dan sepak terjangnya selama menjadi bupati sudah diketahui masyarakat.
              “HD dan Mawardi Yahya, sama sama pernah menjadi bupati selama 2 periode, tentunya jika mereka terpilih jadi Gubernur Sumsel, saya yakin program pembangunan yang mereka lakukan berdasarkan aspirasi dari bawah bukan pembangunan mega proyek yang sekedar untuk mencari nama dimata nasional maupun internasional,” tegasnya.

Penulis : Hafiz
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here