Beranda Sumsel Tak Tahan Dicabuli Ayah Kandung Bunga Nekat Bunuh Diri

Tak Tahan Dicabuli Ayah Kandung Bunga Nekat Bunuh Diri

277
0

Laporan : Rudi yansyah

Muaraenim News, LAHAT – Tragis yang di alami Bunga (15) nama samaran, diduga dirinya di cabuli bapak kandungnya sendiri, Rabu (28/11/2018).

Bunga (15) tampak murung saat mendatangi Polres Lahat, Rabu (28/11/2018). Didampingi keluarga, Ketua Adat dan didampingi Kepala Desa (Kades), Bunga mengaku telah dicabuli, bapak kandungnya sendiri berinisial Ya (45).

Saat ditemui media, Sulaiman Efendi Kades Linggar Jaya Kecamatan Kikim Timur, Lahat mengatakan, bahwa peristiwa pencabulan tersebut, terkuak saat korban berusaha bunuh diri dengan minum racun.

“Korban minum-minuman berenergi dicampur lotion anti nyamuk. Lalu dilarikan ke Puskesmas Bunga Mas, Kikim Timur,” ujarnya saat saat di jumpai di polres Lahat.

Sulaiman menambakan, Setelah beberapa hari dirawat di puskesmas dan kondisi mulai baik. Pihak keluarga dan kerabat menanyakan korban kenapa tega hendak mengakhiri hidupnya.

“Ternyata dia  dicabuli oleh ayah kandungnya. Kejadian pertama sudah dicabuli bulan ini juga, lalu kejadian kedua seminggu lalu. Namun waktu kejadian kedua korban menolak dan berusaha bunuh diri,” tegas sulaiman Efendi.

Senada dengan Ar (48) paman korban, bahwa ibu korban sudah lama meninggal sekitar 13 tahun lalu. Lalu pelaku yang tak lain ayah korban, sempat menikah dan baru dua bulan ini pisah ranjang dengan istri keduanya.

“Korban anak bungsu dari tiga saudara. Dirumah hanya tinggal pelaku, korban dan kakaknya yang masih SMA. Sedangkan saudara perempuan korban yang tua telah menikah,” ujarnya.

Ketua Adat Desa Linggar Jaya menceritakan, Korban sendiri statusnya masih sekolah kelas 2 SMP, sedangkan pelaku buruh serabutan. Pelaku telah kabur, setelah warga mengajak yasinan dirumahnya.

“Karena awalnya pelaku mengaku kalau anaknya kesurupan. Jadi kami warga mengajak untuk Yasinan. Tapi saat Yasinan malah pelaku kabur,” jelasnya.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kanit PPA Ipda Omin membenarkan adanya laporan tersebut. “Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan,” ungkapnya singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here