Beranda Lawang Kidul Suara Knalpot Getarkan Sirkuit  Bukit Asam

Suara Knalpot Getarkan Sirkuit  Bukit Asam

127
0
Laporan : Rudi yansyah.
MuaraenimNews, LAWANG KIDUL – Dalam rangkaian kegitan HUT PTBA ke 38, bumi Bukit Asam digetarkan kerasnya Suara yang keluar dari kenalpot motor yang di pacu para pembalap, minggu (17/03/2019), dalam Kejuaraan Nasional (Kejuras) Grasstrack Region 1B Putaran Ke 2 Sesumatra Selatan 16 – 17 maret 2019 di Sirkuit Motocros Bukit Asam.
Panasnya terik mata hari dan debu berterbangan tidak menjadikan penghalang bagi ribuan masyarakat untuk menyaksikan keahlian dan kepiawaian para pembalap yang sedang mengadu ketangkasan di acara grasstrack dan motocross yang di adakan di sirkuit Bukit Asam oleh pihak panitia dan Ikatan Motor Indonesia (IMI),  dalam rangka memperingati 100 tahun menambang dan HUT PT Bukit Asam Tbk ( PTBA) yang ke – 38.
Kelas dilombakan meliputi, bebek standar 4L 110 cc pemula, 125 cc pemula, kelas bebek modifikasi 1L 110 cc junior, 125 cc junior, kelas bebek modifikasi 4L 110 cc senior, modifikasi 4 L 125 cc senior, kelas motor Sport trail 2L 155 cc/ 4L senior, dan 2L 155 cc/4L 250 cc senior. Kemudian kelas suporting open lokal bebek standar 2L 116 cc OMR open FFA 2L 115 cc/4L 250 cc, bebek modifikasi 2L 116cc/4L 125cc Junior Sumsel, FFA 2L 155cc/4L 250cc Junior Sumsel, FFA 2L155cc/4L 250cc Lokal Muara Enim, Prabumulih, Pali. FFA 2L 155cc/4L 250cc Lokal Muara Enim, Bebek Standar 2L 116cc/4L125cc Lokal Muara Enim, FFA (Adventure Non Pembalap) Lokal muara Enim, dan Motocross 65cc ( usia 8 – 12 tahun).
Direktur SDM dan Umum PT Bukit Asam, Joko Pramono, mengatakan bahwa kejuaraan nasional Grass Track di Tanjung Enim digelar PTBA dalam rangka memunculkan Grasser lokal berkiprah di tingkat nasional dan diharapkan hingga internasional. Selanjutnya, dengan fasilitas sirkuit yang dibangun perusahaan dapat dimanfaatkan oleh masyatakat dalam rangka pembinaan dan latihan rutin.
“Kejurnas kali ini ada untuk anak-anak sebagai pemicu semangat mencari bibit atlet grasstrack dan motor cross di Muara Enim. Kita harapkan nantinya ada bisa berkiprah di tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.
Senada dengan bupati Muaraenim melalui Camat Lawang Kidul, Drs Rahmad Noviar MSi mengatakan, bahwa penyelenggaraan Grasstrack kali ini mendapatkan perhatian peserta dari luar daerah. Seperti dari Palembang, Pali, Prabumulih, Lahat, Jambi, Lampung, dan Provinsi Riau.
Selain menyalurkan bakat melalui even ini juga sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Muara Enim. Dalam rangka menyongsong Muara Enim kota Wisata, menyelelaraskan program bupati MERAKYAT, Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera.
“Ajang kejurnas Grasstrack ini sebagai ajang promosi wisata mendukung Tanjjng Enim Kota Wisata. Mencari bibit pembalap daerah yang tangguh menghadapi Poporove akan datang di Prabumulih,” kata Rahmad.
Dalam kejurnas kali ini yang berhasil menjadi juara adalah. Bebek Standar 4L 110cc Pemula.  1 Galang Fernando asal dari Palembang.  2. Ivan Geboy asal dari Ogan Ilir.  3. Dio Pratama asal dari Sumsel
Bebek Standar 4L 125cc Pemula.  1. Galang Fernando asal dari Palembang.  2. Adi Roket asal dari Lampung Timur. 3. Ivan Geboy asal dari Ogan Ilir
Bebek Modifikasi 4L 110cc Junior. 1. Tio Papsat asap dari Lampung. 2. Rony Aja asal dari Lahat. 3. Aris I.M asal dari Pali
Bebek Modifikasi 4L 125cc Junior . 1. Aris I.M asal dari Pali. 2. Tio Papsat asal dari Lampung. 3. Richard Chandra asal dari Belitung.
BebekModifikasi 4L 110cc Senior
1. Wicak Sambera asal dari Lampung
2. Putra Wijaya asal dari Bangka Belitung
3. Satria Black asal dari Banyuasin
Bebek Modifikasi 4L 125cc Senior
1. Putra Wijaya asal dari Bangka Belitung
2. Sanip SS asal dari Lampung
3. Satria Black asal dari Banyuasin.
Sport Trail 2L 155cc / 4L 250ccSenior
1. Cecep Sunu asal dari Bangka Belitung
2. Sanip SS asal dari Lampung
3. Putra Wijaya asal dari Bangka Belitung.
Bebek Standar 2L 116cc OMR Open
1. Aris I.M asal dari Pali
2. Sanip SS asal dari Lampung
3. AA’ Topan Berlian asal dari OKI.
FFA 2L 155cc / 4L 250cc Open.
1. Sanip SS asal dari Lampung
2. Cecep Sunu asal dari Bangka Belitung
3. Satria Black asal dari Banyuasin
Bebek Modifikasi 2L 116cc / 4L 125cc Junior Sumsel.
1. Pendi Ngeyel asal dari OKI
2. Galang Fernando asal dari Palembang
3. Rony Aja asal dari Lahat
FFA 2L 155cc / 4L 250cc Junior Sumsel.
1. Galang Fernando asal dari Palembang
2. Pendi Ngeyel asal daei OKI
3. Rony Aja asal dari Lahat
FFA 2L 155cc / 4L 250cc Lokal Muara Enim, Prabumulih, Pali.
1. Rendy Bhawel asal dari Tanjung Enim
2. Iledrenza asal dari Sumsel
3. Djarot Wae asal dari Muara Enim
FFA 2L 155cc / 4L 250cc Lokal Muara Enim.
1. Hendri Wel asal dari Tanjung Enim
2. Iledrenza asal dari Sumsel
3. Agzi Amboy Asal dari Tanjung Enim
Bebek Standar 2L 116cc / 4L 125cc Lokal Muara Enim.
1. Hendri Wel asal dari Tanjung Enim
2. Fadil Warwer asal dari Tanjung Enim
3. Iledrenza asal dari Sumsel
 FFA ( Adventure NonPembalap ) Lokal Muara Enim.
1. Katrok Asal dari Muara Enim
2. Adhe MS asal dari Tanjung Enim
3. Dori Bae asal dari Tanjung Enim
Motocross 65cc ( Usia 8-12 Tahun ).
1. Aldo Bilkis asal dari Jambi
2. Rizky Said asal dari Pekanbaru
3. Habib Gasper asal dari Riau
Adapun Juara Umum dari Perlombaan tersebut antara lain :
Juara Umum Pemula Nasional.
Galang Fernando asal dari Palembang.
 Juara Umum Junior Nasional.
 Tio Papsat asal dari Lampung
Juara Umum Senior Nasional.
Putra Wijaya asal dari Bangka Belitung
Juara Umum Open Non Kejurnas.
Sanip SS asal dari Lampung.
Juara Umum Junior Sumsel.
Galang Fernando asal dari Palembang.
Juara Umum Lokal Muara Enim
Hendri Wel asal dari Tanjung Enim.