Beranda Semende SEKOLAH INI TERPAKSA SEWA LAPTOP UNTUK UNBK

SEKOLAH INI TERPAKSA SEWA LAPTOP UNTUK UNBK

156
0

 

Laporan Hafizul Ahkam

Muaraenim News, SEMENDE – Madrasah Aliyah Raudhatun Nasihin (MARN) Aremantai, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, usai melaksanakan simulasi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), Hal ini disampaikan Kepala MARN Ashrin Muftadi SAg kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Sebanyak 57 peserta yang bakal mengikuti UNBK nanti, sayangnya peralatan yang mereka miliki ha ya 10 unit saja, sehingga mereka terpaksa menyewa peralatan komputer dan laptop untuk mencukupi kebutuhan UNBK itu.

Meski pelaksanaan  Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) akan digelar pada 2 April 2019 mendatang, pihak sekolah telah melaksanakan simulasi dua kali, hal ini perlu dilakukan untuk kemantapan siswa pada saat pelaksanaannya nanti.

Namun disayangkan pada saat simulasi dilaksankan, di daerah ini terkenal dengan daerah rawan mati lampu, sehingga hal ini berimbas hilangnya jaringan internet yang mereka gunakan, sehingga pelaksanaan simulasi tertunda, hingga listrik kembali menyala.

“Inilah kendala bagi kami pak, saat kami simulasi listrik padam sehingga jaringan hilang kamipun, terpaksa menunda simulasi yang wajib kami laksanakan, kami sangat khawatir pada saatnya UNBK nanti dilaksanakan listrik padam sehingga kami gagak mengikuti ujian ini,” Kata Junaidi salah seorang siswa MARN calon peserta UNBK.

Sementara itu Mauhizatul Hasana yang juga siswi peserta UN nanti mengatakan, dirinya yakin kedepan dapat melaksanakan UNBK ini, namun dirinya juga khwatir listrik akan padam.

“Kami yakin bisa melaksanakan UNBK ini, tapi kami khawatir terjadi pemadaman listeik pada pelaksanaan UNBK nanti, maka dari itu kepada pihak PLN untuk menjaga benar aliran listrik tetap hidup, karena kami tak ingin gagal karena keteledoran petugas PLN,” Harap Iza.

Disisi lain Kepala MARN Ashrin Muftadi SAg menegaskan, sejauh ini pemerintah hanya membuat aturan pelaksanaan, namun tidak diikuti adanya bantuan serperti kelengkapan alat UNBK seperti laptop maupun bantuan jaringan.

“Kelengkapan komputer dan lapotop saat ini hanya tersedia 10 unit, padahal kebutuhan peserta sebabyak 57 unit, untuk mencukupi kekurangannya  25 unit, kita terpaksa sewa dari pihak lain. Dan giat ini terpaksa kita laksanakan dua sesen,” punhkas Ashrin.