Beranda MuaraEnim Puluhan Pedagang Gelar Aksi Demo ke UPTO Pasar Muaraenim

Puluhan Pedagang Gelar Aksi Demo ke UPTO Pasar Muaraenim

353
0
Laporan Hafiz
 
Muaraenim News, MUARAENIM – Puluhan Pedagang Pasar Muaraenim menggelar aksi demo ke kantor Unit Pelaksana Tekhnis Operasional (Upto) Pasar Muaraenim, dalam aksi ini pedagang menuntut tidak akitvitas berjualan pada malam hari di lokasi parkir Gedung A Pasar Muara Enim bagi pedagang kaki lima, Rabu (5/2/2020).
 
Pantauan wartawan di lapangan puluhan perwakilan yang di dominasi kum ibu-ibu ini, menggeruduki kantor Upto Pasar Muaraenim, beberaoa anggita kepolisan dan TNI nampak kualahan mengamankan aksi demo ini.
 
Leni (40), salah satu perwakilan pedagang mengatakan, aksi ini dilakukan menyusul telah tiga bulan ini ada aktivitas jual beli di lokasi parkir Gedung A Pasar Muara Enim pada malam hari, akibat aktivitas jual beli inilah omzet para pedagang di Pasar Muaraenim, di siang hari menurun drastis.
 
“Adanya aktivitas jual beli ini, membuat kami merugi, karena adanya pasar di parkiran pasar ini, sehingga pada saat siang hari tidak ada lagi yang membeli ke kami,” ujar dia.
 
Leni menambahkan, mereka punya SK Jelas, dan sah secara hukum berjualan, namun di parkiran pasar itu adalah pedagang kaki lima (PKL) yang tak berizin, makanya dirinya bersama pedagang lainnya meminta pihak pengelola pasar menyetop aktivitas jual beli elegal ini.
 
“Kita resmi pak, punya sknya, sedangkan mereka di malam hari batu muncul beberapa bulan ini, sehingga merugikan kami, maka dari itu kami meminta dengan sangat kepada pengelola pasar membenahi semua ini,” ungkap dia.
 
Sementara itu Kepala UPTO Pasar Muaraenim, Herman Jaya ditemui usai menerima para demonstaran mengatakan, pihaknya sudah berupaya menyetop aktivitas jual beki malam hari ini, namun para pedagang nampak masih bersikeras, hingga melakukan aksi juga.
 
“Kita sudah larang mereka namun mereka nampak ngotot, hingga menggelar aksi menuntut diperbolehkannya berktivitas di parkiran ini,” ungkap Herman.
 
Herman memaparkan pihaknya sudah mensosialisasikan larangan tersebut, dimana isinya sehubungan dengan hasil musyarawah antara UPTO Pasar Muara Enim dengan perwakilan pedagang lapak kaki lima Gedung D (eks,SMEA) pertama Tanggal 22 Januari 2020 diwakili oleh ibu ibu pedagang, kedua Tanggal 29 Januari 2020 diwakili kaum bapak bapak pedagang menyampaikan aspirasi untuk tidak diperbolehkan berjualan pada malam hari di lokasi parkir Gedung A Pasar Muara Enim bagi pedagang kaki lima.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Perdagangan Muara Enim pada tanggal 30 Januari 2020, berdasarkan hasil musyawarah dan rapat koordinasi yang berkenaan dengan hal tersebut diatas maka aktivitas berjualan pada malam hari dilokasi parkir Gedung A Pasar Muara Enim tidak perbolehkan Iagi bagi pedagang terhitung mulai hari minggu (malam senin) tanggal 02 Februari 2020,” papar Herman.