BerandaTanjung AgungPLT Bupati Muaraenim Tinjau Langsung Korban Tertimpa Longsor

PLT Bupati Muaraenim Tinjau Langsung Korban Tertimpa Longsor

294
0

Laporan Dadang HR

Muaraenim News,TANJUNGAGUNG – PLT Bupati Muaraenim H.Juarsah.SH tinjau langsung tempat terjadinya Tanah Longsor di area pertambangan batu bara di Desa penyandingan kecamatan Tanjungagung kabupaten Muaraenim yang menelan Korban Jiwa. Rabu (21/10/2020) malam pada pkl 20.00wib

Turut Hadir dalam peninjauan lokasi kejadian tersebut Kapolres Muaraenim AKBP Doni Eka Syahputra Dandim 0404 muaraenim Letnan Kolonel Erwin Iswari

Peninjaun ini guna menindak lanjuti Kejadian yang telah merenggut nyawa sebanyak 11 orang pekerja yang tewas tertimbun tanah.

Dalam Hal ini PLT Bupati Muaraenim Hentikan semua aktivitas tambang Ilegal yang di sebut banyak orang dengan sebutan (Tambang Batu Bara Rakyat) itu.

PLT Bupati muaraenim tegaskan kepada seluruh masyarakat sekitar penambangan batu bara rakyat sekaligus menegaskan kepada siapapun yang terlibat kepentingan dengan tambang Ilegal tersebut untuk menghentikan praktik ilegal (Illegal Mining) ini.

Selanjutnya PLT Bupati muaraenim juga meminta kepada jajaran Forkompimda,Kapolres Muaraenim serta Dandim 0404 muaraenim agar mengusut tuntas praktik tambang Ilegal (Illegal Mining) ini supaya tidak ada lagi penambang-penambang Ilegal agar tidak menimbulkan korban berikutnya seperti saat ini.ujar PLT Bupati muaraenim.

Kapolres Muaraenim AKBP Doni Eka Syahputra bersama Letnal Kolonel Erwin Iswari menuturkan untuk lokasi tempat kejadian perkara sudah diamankan.

“Kita Semua akan secepatnya membentuk tim untuk mengusut tuntas kejadian yang telah merenggut 11 orang nyawa ini serta mengusut tuntas praktik tambang Ilegal yang tidak resmi,tidak dilengkapi dengan surat izin dan kelola dengan minimnya pengetahuan ataupun prosedur keamanan yang membahayakan bagi pekerja itu sendiri, “Katanya.

“Dalam hal ini tidak dibenarkan dalam aturan dan dengan demikian kami akan menertibkan bahkan akan menutup tambang Rakyat tersebut,” Lanjutnya.

“Apabila didapati ada unsur kelalaian yang akan membahayakan keselamatan kerja warga lebih lagi menyebakan hilangnya nyawa seseorang.” pungkasnya.