Beranda Muara Enim PILKADA 2018 TAK ADA PARPOL YANG DAPAT DAFTARKAN KADERNYA SEBAGAI BUPATI

PILKADA 2018 TAK ADA PARPOL YANG DAPAT DAFTARKAN KADERNYA SEBAGAI BUPATI

14
0

Muaraenim News, MUARAENIM – Tidak ada satu Partai politik (Parpol) di Muara Enim yang dapat mendaftarakan kadernya sebagai kandidat calon Bupati ataupun wakil Bupati sendirian tanpa berkoalisi dengan parpol lain dalan Pilkada Bupati dan wakil Bupati Muara Enim pada tahun 2018 mendatang.  Hal ini sesuai dengan hasil Pleno KPUD Muara Enim bersama 11 Parpol yang mempunyai kursi di DPRD Muara Enim,  Kapolres Muara Enim,  Kasat Pol PP, Kadis Kkminfo,  Panwaslu Muara Enim, Kadisdukcapil dan Badan Kasbangpol Muara Enim, Senin (25/09/2017) di Aula Kantor KPU Kabupaten Muara Enim.

Ketua KPUD Muara Enim Rohani melalui Akhyaudin Anggota Bidang Teknis mengatakan dalam sidang Pleno tersebut menyepakati persyaratan Pencalonan untuk Partai Politik atau Gabungan Parpol pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim di tahun 2018 mendatang.

“Adapun hasil pleno kita hari ini mengacu pada peraturan KPU Ketentuan Pasal 5 ayat 1-3 Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati,  serta Walikota dan Wakil Walikota, yang menyebutkan persyaratan Pancalonan bagi Parpol atau Gabungan Parpol untuk mengikuti Pilkada paling sedikit memiliki 20% dari jumlah kursi di DPRD atau 25% dari akumulasi perolehan suaraa sah parpol yang memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Muara Enim pada Pemilu Terakhir yaitu 2014 lalu,” pungkas Akhyaudin.

Selanjutnya Akhyaudin mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Muara Enim Nomor : 63/Kpta/KPU-Kab-006.43544/2014 tentang Penetapan Perolehan Suara Sah Partai Politik, Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Anggom DPRD Terpilih Hasil Penetapan dan Pengisian Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Pali Hasil Pemilu Legislatif Tahun 2014 yang berjumlah 45 orang anggota DPRD Muara Enim dari jumlah 11 Parpol.

“Melihat hasil dari pemilu tersebut Partai Politik atau Gabungan Partai Politik menggunakan perhitungan jumlah kursi : 20 % x 45 Kursi yang didapat pada Pileg lalu sehingg setial parpol yang ingin mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati harus memiliki minimal berjumlah 9 Kursi yang duduk di DPRD Muara Enim atau mengunakan Perhitungan Suara Sah 25 % x 306.063 yang didapat pada Pileg lalu dengan yang harus dimiliki berjumlah 76.515,75 Suara sehingga dibulatkan keatas menjadi 76.616 suara, “tutup Akhyaudin.

Melihat dari hasil pleno KPU tersebut semua parpol harus melakukan koalisi pada Pilkada Muara Enim karena jumlah kursi terbanyak dimiliki oleh PDIP dengan jumlah kursi sebanyak 8 orang diikuti oleh Demokrat dan Golkar sebanyak 5 kursi, Nasdem,  PPP,  dan PKS sebanyak 4 kursi,  serta  PAN,  Hanura, PKB,  PBB, dan Gerindra sebanyak 3 kursi.

Penulis  : Hafiz
Sumber : muaraenimnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here