Beranda Semende Pengerjaan Proyek Drainase ini Terkesan Asal-Asalan

Pengerjaan Proyek Drainase ini Terkesan Asal-Asalan

226
0

FOTO : ‎Salah satu pekerjaan pembangunan siring yang tidak memasang papan nama proyek, sehingga kurang kontrol dari masyarakat. Sehingga kontraktor melaksanakan pekerjaan tidak memiliki Standar Operasional Prosedur.

 

Laporan Zulkarnain

Muaraenim News, SEMENDE – Dianggap kurangnya kontrol pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang dilakukan pemenang tender, kontraktor di wilayah Kota Kabupaten Muaraenim, sehingga banyak proyek dikerjakan asal jadi.

Salah satunya proyek pengerjaan Siring di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Laut, Kabupaten Muaraenim, nampak jelas tanpa papan nama sementara pengerjaannya terkesan asal asalan.

Pantauan wartawan di lapangan, Minggu (13/10/2019), pengerjaan proyek ini sangat jelas kurang kontrol dari PPK, selain tanpa papan nama, pengerjaannyapun sangat asal-asalan, bahkan penyusunan batu-batu kali nampak dikerjakan asal jadi saja. Selain itu pemasangan batu siring tersebut nampak terlihat mengerucut, sementara tanah galian siring  menumpuk di pinggir jalan sehingga sehingga sangay mengganggu pengendara yang melintas di jalan propinsi tersebut.

Saat wartawan meminta keterangan dari salah satu pekerja proyek ini, Kes (46) mengatakan, dirinya tidak mengetahui proyek apa ini, dan siapa kontraktor maupun PPKnya.

“Saya di sini hanya bekerja dan tidak tau proyek apa dan berapa anggaranya setahu saya proyek ini proyek propinsi” ungkap dia singkat.

Berdasarkan aturan pemerintah proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah ‘pelanggaran’ karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan Peraturan lainnya.

Kedua peraturan dimaksud yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.