“Pak Gubernur, Bantu Kami… Muara Enim Ingin Jadi Tuan Rumah Porprov 2027”

Ditulis Oleh Hafizul Ahkam

Muaraenimnews.com, MUARAENIM SUMSEL —
Di warung kopi, pusat kuliner malam, lobi hotel, hingga lapangan olahraga, satu kalimat makin sering terdengar:
“Jadi dak kito tuan rumah Porprov 2027 ni?”

Pertanyaan sederhana itu datang dari warga yang menaruh harapan besar. Bagi masyarakat Muara Enim, Porprov bukan sekadar agenda olahraga—tetapi peluang ekonomi dan kebanggaan daerah.


Harapan dari Akar Rumput: UMKM Menyambut Peluang

Mukhlisin (42), pemilik rumah makan sederhana di Pasar II, mengusap meja kayu lapuk yang sudah ia poles kembali sejak kabar bidding Porprov ramai dibahas.

“Kalau Porprov jadi digelar di sini, usaha kami bisa ikut hidup. Banyak atlet, banyak tamu, ekonomi bergerak. Kami UMKM cuma butuh kesempatan itu,” ujarnya.

Bukan hanya Mukhlisin. Para pelaku UMKM kuliner menjadi sektor yang paling siap—dan paling berharap. Mereka memperkirakan omzet bisa meningkat hingga 55%, bahkan sebagian sudah mulai menambah peralatan dan pegawai musiman.

Di Tanjung Enim, Rendi—pecinta olahraga sekaligus pemilik kios perlengkapan olahraga—juga bersuara sama:
“Kami lihat pemerintah daerah sudah kerja keras. Tinggal restu Pak Gubernur. Kami mohon, angkatlah Muara Enim jadi tuan rumah.”


Kesiapan Daerah: 40 Venue dan Dukungan Penuh

Ketua KONI Muara Enim, M. Zen Syukri SH, menegaskan bahwa seluruh persyaratan formal telah disiapkan sepenuhnya.

Ia mengatakan:

“Kami menyiapkan semuanya secara serius. Baik administrasi, kesiapan venue, maupun dukungan masyarakat dan atlet. Muara Enim sangat siap menjadi tuan rumah Porprov 2027.”

Tim dari KONI Sumsel telah meninjau 40 venue, mulai dari stadion, GOR, lapangan panahan, kolam renang, hingga pusat bela diri. Mayoritas venue dinilai telah memenuhi standar untuk penyelenggaraan multi-event provinsi.


Dukungan Pemerintah Daerah: Serius dan Kompak

Bupati Muara Enim, H. Edison SH M.Hum, juga menunjukkan komitmen kuat.

“Porprov di Muara Enim bukan hanya soal olahraga, tetapi akselerasi ekonomi rakyat. Pemerintah daerah sudah siap penuh dan berharap dukungan Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Dari legislatif, Ketua DPRD Muara Enim Deddy Aryanto Sutopo, S.Pd, memberikan pernyataan serupa.

“Hampir semua fraksi sepakat mendukung. Antusiasme masyarakat sangat besar. Sudah waktunya Muara Enim mendapat giliran sebagai tuan rumah,” ujarnya.


Data Dampak Ekonomi: Rakyat Sudah Bersiap

Berbagai sektor ekonomi rakyat memperkirakan lonjakan aktivitas bila Porprov digelar di Muara Enim. Berikut ringkasannya:


PROYEKSI DAMPAK EKONOMI PORPROV 2027 DI MUARA ENIM

Total Estimasi Perputaran Ekonomi: ± Rp 100 Miliar

1. Sektor Akomodasi & Perhotelan – Rp 25 Miliar

Perhitungan:

  • Perkiraan peserta, ofisial, panitia, dan tamu: 5.000–7.000 orang
  • Lama tinggal rata-rata: 10 hari
  • Rata-rata biaya penginapan: Rp 350–450 ribu/hari

Dampak:

  • Hotel, wisma, guest house, homestay penuh.
  • Pelaku UMKM penyedia penginapan keluarga meningkat 200–300%.
  • Sektor laundry dan jasa kebersihan meningkat signifikan.

2. Sektor Kuliner, Rumah Makan, & UMKM – Rp 20 Miliar

Perhitungan konsumsi peserta & penonton:

  • Konsumsi harian ± Rp 100–150 ribu/orang
  • Pergerakan tamu, wartawan, dan pendukung tim dari kabupaten/kota lain

Dampak:

  • Kenaikan pendapatan pedagang kaki lima, katering, dan restoran.
  • UMKM lokal (kopi, makanan khas, snack) meningkat 3–4 kali lipat.

3. Sektor Transportasi Lokal – Rp 10 Miliar

Meliputi:

  • Travel antar-kota & shuttle atlet
  • Ojek online & pangkalan
  • Sewa kendaraan, BBM, bengkel

Dampak:

  • Lonjakan permintaan transportasi 50–80%.
  • Penambahan rute dan potensi kemacetan di titik venue.

4. Perdagangan & Pasar Rakyat – Rp 15 Miliar

Meliputi:

  • Penjualan pakaian, merchandise, perangkat olahraga
  • Pedagang musiman
  • Pasar tradisional & pusat perbelanjaan

Dampak:

  • Omzet toko olahraga naik drastis.
  • Merchandise bertema Porprov jadi magnet ekonomi baru.

5. Sektor Pariwisata & Hiburan – Rp 5 Miliar

Meliputi:

  • Kunjungan ke destinasi lokal (air terjun, kolam pemandian, kuliner khas)
  • Café, live music, wisata keluarga
  • Pembelian oleh-oleh

Dampak:

  • Branding pariwisata Muara Enim semakin kuat.
  • UMKM kreatif dan industri kerajinan meningkat.

6. Sektor Komunikasi & Media – Rp 5 Miliar

Meliputi:

  • Peliputan media lokal, nasional, dan konten digital
  • Sewa internet, peralatan komunikasi, jasa kreator konten
  • Iklan & sponsorship

Dampak:

  • Potensi eksposur besar bagi Muara Enim secara nasional.
  • Berkembangnya industri kreatif lokal.

7. Infrastruktur, Perbaikan Venue, & Tenaga Kerja – Rp 15 Miliar

Meliputi:

  • Perbaikan stadion, GOR, lintasan, arena kolam renang
  • Jasa pengerjaan proyek lokal
  • Pekerja harian, panitia, volunteer, keamanan

Dampak:

  • Meningkatkan serapan tenaga kerja lokal.
  • Legacy pembangunan jangka panjang untuk olahraga dan masyarakat.

8. Event Supporting & Sponsorship – Rp 5 Miliar

Meliputi:

  • Booth, expo kecil, bazaar UMKM
  • Aktivasi sponsor bank, BUMD, BUMN, swasta
  • Jasa dekorasi, percetakan, EO

Dampak:

  • Menjadi ajang bagi UMKM untuk promosi produk.
  • Menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif.

Rangkuman Dampak Ekonomi per Sektor

Sektor Ekonomi Estimasi Dampak (Rp Miliar)
Akomodasi & Penginapan 25
Kuliner & UMKM 20
Transportasi 10
Perdagangan & Pasar 15
Pariwisata 5
Media & Komunikasi 5
Infrastruktur & Tenaga Kerja 15
Event & Sponsorship 5
TOTAL ± 100 Miliar

Kesimpulan Utama

Penyelenggaraan Porprov 2027 di Muara Enim berpotensi menghasilkan perputaran ekonomi lokal sekitar Rp 100 miliar, dengan dampak paling besar di sektor akomodasi, UMKM, kuliner, dan perdagangan. Selain keuntungan jangka pendek, event ini juga memberikan legacy jangka panjang berupa infrastruktur olahraga, peningkatan citra daerah, dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi lokal.


Kekhawatiran yang Mulai Terlihat

Di balik harapan besar, terselip kekhawatiran halus.
Ada cemas yang pelan-pelan muncul jika rencana ini batal.

“Kami sudah menata ulang kamar, mengecat ulang, menambah stok. Kalau Porprov tidak jadi, habis modal kami,” ujar seorang pemilik homestay di Gunung Megang.

Sementara itu, pedagang kaki lima di Tanjung Enim mengaku sudah mulai menabung untuk menambah gerobak.

Porprov ini ibarat mercusuar kecil yang mereka lihat sebagai kesempatan bangkit—setelah masa sulit beberapa tahun terakhir.


Seruan dari Hati Rakyat Muara Enim

Akhirnya, semua mata tertuju pada Gubernur Sumatera Selatan.
Ribuan warga, dari pedagang kecil hingga pengusaha hotel, dari atlet hingga relawan olahraga, dari guru hingga pelajar, berharap satu hal:

“Jangan kecewakan harapan kami.”

Porprov 2027 bagi warga Muara Enim bukan hanya pesta olahraga.
Ini adalah momentum kebangkitan ekonomi rakyat, kebanggaan daerah, dan mimpi yang telah lama menunggu giliran.

Karena Muara Enim percaya,
jika Porprov digelar di sini—
semua lapisan masyarakat akan ikut merasakan manfaatnya.

Show More