Beranda Muara Enim NIAT MEMPERLUAS LAHAN, PETANI SAYUR SEMENDE TERKENDALA MODAL

NIAT MEMPERLUAS LAHAN, PETANI SAYUR SEMENDE TERKENDALA MODAL

12
0
SAYUR – Salah seorang petani di wilayah kecamatan Semende Darat Ulu,  tengah merawat sayur mayur. 

Muaraenim News,  SEMENDE DARAT ULU – Para petani sayur mayur di Semende khususnya di Desa Pelakat Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim belum bisa maksimal dalam membuka lahan pertanian karena masih terkendala modal untuk menggarap lahan yang lebih luas. Karena itu mereka berharap agar pemerintah atau pihak swasta dapat memberikan bantuan modal.
Hamparan tanaman hultikultura yang di kembangkan masyarakat di Lereng Bukit Barisan tepatnya di Desa Pelakat Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim sangat mempesona.

Berbagai jenis sayuran seperti cabe, kubis, sawi daun bawang, kentang, tomat dan lainnya tumbuh subur dan bisa menghasilkan uang guna memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi alam perbukitan dengan cuaca sejuk membuat berbagai tanaman yang dibudidayakan  para petani tersebut sangat menjanjikan. Namun dibalik itu semua para petani sayur tersebut belum bisa mengembangkan tanaman lebih luas karena masih minimnya modal.

Hasbullah (35) salah seorang petani sayur desa Datar Lebar, saat di kunjungi wartawan belum lama di areal kebun yang di garapnya mengatakan bahwa tanaman yang di kekembangkan saat ini berupa tanamanan hultikultura tidak ada masalah baik dari mulai penanaman, pemiliharaan, masa panen maupun pemasaran untuk sementara ini tidak ada kendala.

Di katakana Hasbul, Namun yang sangat kami butuhkan adalah modal terlebih lahan yang di garap ini masih sewa pakai atau di kontrak kepada pemilik lahan.

Disamping itu kata asbul, yang lebih memberatkan lagi adalah biaya untuk menggarap lahan sangat tinggi yakni sekitar 20 juta perhektar di karenakan lahan yang kami buka tersebut dulunya merupakan lahan tidur yang masih di penuhi pepohonan dan semak-semak sehingga harus menggunakan tenaga ektra dan modal yang banyak.

Oleh karena itu dia berharap kepada pemerintah atau pihak swasta kiranya dapat mencarikan solusi agar  petani sayur mayur ini dapat di bantu baik berupa uang dengan pinjaman yang bunganya tidak terlalu tinggi maupun bantuan alat-alat pertanian seperti handtractor, semprot, obat-obatan, racun hama  dan lainnya.

Di tambahkan Hasbul saat ini lahan yang di garap dengan sistem sewa pinjam pakai baru sekitar setengah hektar jika ada modal dia berniat untuk membuka lahan yang lebih luas lagi. Pungkasnya.

Penulis : Hafiz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here