Beranda Muara Enim KPU MUARAENIM LAKSANAKAN SOSIALISASI BAGI PEMANGKU KEPENTINGAN PILKADA 2018

KPU MUARAENIM LAKSANAKAN SOSIALISASI BAGI PEMANGKU KEPENTINGAN PILKADA 2018

4
0

Muaraenim News,  MUARAENIM – Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan mulai melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah. Hari ini Kamis,  (28/9/2017), KPU melaksanakan sosialisaai bagi pemangku kepentingan dalam mensukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Muaraenim tahun 2018.

Pemangku kepentingan yang di ikut sertakan oleh KPU seperti,  Pers,  Organisasi profesi, organisasi wanita,  organisasi pemuda, LSM, Tokoh Masyarakat dan tokoh agama.

Pantauan di lapangan,  saat ini proses sosialisaai ini dihadiri ratusan dari pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Muaraenim. Sosialisaai ini dilaksanakan dari pukul 08.30 hingga pukul 15.15 wib.

Adaun materi sosialisasi yang disampaikan yaitu,  tahapan pemilihan Bupati dan wakil bupati tahun 2018, yang disajikan oleh Rohani SH Ketua KPU Muaraenim,  strategi mewujudkan pemilihan kepala daerah yang berkualitas oleh Noprizah Pahlevi, SSos,  anghota KPU,  Pemutakhiran daftar pemilih oleh Eko Suprianto SE,  partisipasi pemilihan pada pilkada 27 Juni 2018, oleh Ansori SE,  MSi,   anggita KPU,  pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati,  oleh anggota KPU Ahyaudin,  SE.

Ketua KPU Kabupaten Muaraenim, Rohana didampingi komisioner lainnya menyampaikan,  pihaknya saat ini telah melaksanakan beberapa tahapan pilkada ini,  salah satunya sosialisasi yang tengah di laksanakan saat ini ialah sosialisasi kepada semua pemangju kepentingan.

“Alhamdulillah saat ini kita telah melaksanakan beberapa tahapan,  dan ini adalah sosialisasi kepada para pemangku kepentingan seperti,  Lsm,  ormas,  wartawan,  partai politik,  dan yang lainnya, ” kata rohana.

Sementara Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Saisohar, melaui Plt Kepala Dinas Kominfo,  Panca Surya Diharta SH, mengatakan dalam pemiliah kepala daerah inj biasanaya ada beberpa golongan dalam proses pilkada ink,  seperti,  apatis,  netral, bermain negatif dan ikut dalam pasangan calon, dan mandiri.

“Kelompok apatis adalah mereka yang tidak perduli dengan semua proses pilkada uni,  yang kedua mereka yang netral, ketiga mereka yang negatif,  biasanya mereka yang bermain atau timsukses yang melakukan hal-hal yang dilakukan untuk mencapai tujuan, mereka ini ikut calon,  dan terakhir mereka yang mandiri, ” kata dia.

Penulis  :  Hafiz
Sumber :  Muaraenim News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here