Beranda Belimbing Kabar Ditutupnya Pasar Mingguan Desa Cintakasih Hoax

Kabar Ditutupnya Pasar Mingguan Desa Cintakasih Hoax

358
0

Laporan Kusnadi

Muaraenim News, BELIMBING – Kabar yang beredar mengenai akan ditutupnya pasar mingguan desa Cintakasih tidak benar alias hoax, Hal ini bermula dengan adanya Instruksi lockdown dari penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di Sumateraselatan Masyarakat kecamatan Belimbing kawatir akan penutupan pasar mingguan di Desa Cintakasih, selasa (31/03/2020).

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan Penutupan pasar Desa Cintakasih tidak dibenarkan oleh pengurus pasar desa Cintakasih kecamatan Belimbing.

Indra Gus Brata (45) Selaku kepala pasar saat di temui awak media di kantor pasar Desa Cinta Kasih menyatakan mengenai informasi penutupan pasar selasa (07/04/2020) yang sedang beredar di masyarakat itu tidak benar, “kami selaku pihak pengelola pasar belum bisa menutup karena yang berhak menutup pasar adalah dinas perdangan kabupaten Muara Enim dan kepolisian, untuk hal tersebut kami hingga saat ini belum mendapatkan instruksi untuk menutup pasar”, Ungkapnya.

Dirinya setuju jika pasar harus ditutup sementara namun pemerintah harus betul-betul memberikan solusinterbaik kepada masyarakat, “mengenai penutupan pasar saya setuju dengan tujuan memutuskan dan mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 dilingkungan masyarakat, Namun pemerintah juga harus memberi solusi kepada masyarakat. Sebab pasar merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat, Jika ditutup dampak nya sangat besar baik pedagang, Yang lebih terasa lagi dapaknya masyarakat kususnya Kecamatan belimbing dan sekitarnya yang ingin menjual hasil tani karet dan lainnya, kami juga selalu menberikan himbauan kepada pengunjung pasar untuk mengantisipasi penyebaran virus Covit -19 atau corona, Supaya pengunjung menjaga diri dengan memakai masker, menjaga jarak antar pengunjung lainnya dan cuci tangan pada saat sudah di rumah”, imbuhnya

Dirinya berharap khususnya kepada pemerintah dan pihak berwajib bisa memberikan masker kepada masyarakat sebagai alat pelindung diri, dan masyarakat diberi solusi terbaik “Harapan saya kepada pemerintah dan pihak kepolisian mengenai keadaan hari ini dengan tujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona agar memberikan bantuan masker kepada masyarakat, Jika memang harus benar-benar Lockdown masyarakat di beri solusi, di berikan bantuan dan di stop angkutan umum Palembang – Muara Enim” Tutupnya