Beranda MuaraEnim Edukasi Tenaga Kerja di PLTU Sumsel 8 Pasca Bentrok Tenaga Lokal  Dengan...

Edukasi Tenaga Kerja di PLTU Sumsel 8 Pasca Bentrok Tenaga Lokal  Dengan TKA

185
0

Gusti Anggara Deputy JM Sumsel 8

 

Laporan Hafiz

Muaraenim News, MUARAENIM – Terkait terjadinya bentrokan antara pekerja lokal dengan pekerja asing asala China (TKA) di proyek PLTU Sumsel 8 di Desa Tanjung Lalang, Kabupaten Muaraenim, Bahkan sontak beredar ada pekerja yang sampai harus dirawat di Rumah Sakit.

“Terkait insiden itu, saya sendiri telah instruksikan untuk membuat boogrand,  etika budaya Indonesia untuk mengedukasi TKA, ya namanya insiden, sekeras apapun kita menghindari, mungkin karena kondisi, menyikapi ini, kita sudah mencanagkan kembali traning tentang kultur, setiap bulan kita lakukan training itu,” kata Gusti Anggara Deputy JM Sumsel 8 kepada wartawan, Rabu (2/10/2019).

Gusti menambahkan pihaknya pihaknya, juga akan mengedukasi tenaga kerja lokal termasuk menambah baner yang menyejukkan tenaga kerja.

“Kita sudah mengedukasi teman-teman  lokal, kita akan gandeng pihak kepolisian untuk memberikan edukasi hukum, termasuk saling memahami tenaga kerja asing, bahwa mengambil tindakan di luar hukum, itu tidak boleh, kita juga akan membuat benner untuk suasana kerja jadi kalem, jangan hanya pormalitas, inisal utamakan senyum, sapa salam,” ungkap Gusti.

Kedepan pihak perusahaan akan menyaring tenaga lokal, akan lebih di ketatkan, karena sisi tromatis ini juga masuk ke TKA, mereka juga manusia, dan memiliki skologis. “Kita juga akan melakukan penyaringan lebih slektif tenaga kerja lokal,” kata dia.

Saat ini menurut Gusti ada 300 orang tenaga kerja asing yang bekerja di PLTU Sumsel 8 ini.