Beranda Lawang Kidul DI HARI ULTA PTBA SELENGGARAKAN FESTIVAL REOG SESUMBAGSEL

DI HARI ULTA PTBA SELENGGARAKAN FESTIVAL REOG SESUMBAGSEL

219
0
Laporan  : Rudi yansyah
Muaraenim News, LAWANG KIDUL – Dalam rangka 100 tahun penambangan dan HUT PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ke  38 tahun, berbagi macam acara di gelar di lingkungan Gedung olaraga Bukit Asam (GOR BA), minggu (17/02/2019).
Salah satunya Festival Reog seSumbagsel yang di ikuti dari berbagai Paguyuban Reog yang ada di Sumatera bagaian Selatan, acara ini di selenggarakan untuk menghibur masyrakat dan melestarikan kesenian tradisonal agar tidak sirna di makan waktu dan kemajuan zaman.
Panitia mengudang sebanyak 32 perserta dari berbagai Daerah yang ada di Sumbagsel,  karna sesuatu hal  yang bisa hadir 11 perserta.  Diantaranya Putra Bantara Angin dari musi rawas ( MURA). Singo mudho Sido Rukun dari Belitang.Singo Suro Joyo Musi Rawas ( MURA). Singa Joyo Belitang BK 18. Singa mudho Bantar Ngain Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul. Yang tampil saat pembukan Sabtu 16 / 02/2019.
Singo watu iring Talang Jawa Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul. Singo kobro  pagar Alam. Singo birowo Prabu .Singo Ludoyo Palembang. Singo monggolo putro Lebong Serang Palembang. Singo Budoyo Muaraenim. Yang tampil pada minggu 17/02/2019.
Dalam Festival ini perserta merebutkan juara 1 sampai 2 dan juara harapan 1 sampai 2. Juara 1 sampai 3 mendapat Trophy dan uang pembinaan dan harapan 1 sampai 2 mendapat uang pembinaan dan penghargaan.
Hendri sosilo yang akrap di pangil
Panggil mbh Gondrong salah satu panitia Fistval Reck seSumbagsel mengatan, ia berterima kasih kepada PTBA yang mana tahun ini sudah menyelenggarakan  Festival Reog seSumbagsel, ini suatu kehormatan bagi kami pencinta seni budaya Reog. Dengan adanya Festival seperti ini secara langsung sudah bekerja sama untuk memperkenalkan seni budaya reog.
” kita harus melestrikan seni budaya leluhur kita agar tidak puna termakan zaman, agar tetap bisa menjadi hiburan dan menjadi tontonan paporet di masyrakat sekarang maupun kedepanya,” katanya.
Saya berharap agar acara ini terus di laksanakan dalam momen apapun agar kesenian budaya daerah ini semangkin di kenal di kalangan masyarakat. Mari kita semua berdoa agar PTBA semangkin maju dan meraih ke untungan yang belipat sehiga PTBA bisa melaksanakan keinginaya  untuk menjadikan Tanjung Enim  Kota tujuan wisata,” harapan hendri.
Sedangkan Hendri kosomo putra salah satu perserta dari paguyuban Reog Singo Lodoyo Palembang menuturkan, dia sangat berterima kasih kepada panitia peyelenggara terutama kepada PTBA, yang telah mengudang pagyuban kita sehingga kita bisa tampil di festival ini, sehungga kita bisa memperkenalkan seni budaya yang kita miliki, tuturnya.
Saya berharap agar acara seperti ini bisa berlajut dan semangkin meriah sekarang seSumbagsel kalau bisa tahun depan se indonesia, harapnya.
Pantauan media di lapangan panitia menghadirkan 3 orang dewan juri, 2 dari institut seni indonesia  Surakarta (ISI),  dan 1 orang dari ponorogo.
Dan pada Festival Reog ULTA PTBA kali ini yang beruntung mendapat Juara Adalah :
      1     :  Singo Watu Ireng Dari Paguyuban Talang Jawa Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul
      2     :  Singo Mudho Batar Angin dari Paguyuban Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul.
      3     :  Singo Budoyo dari Paguyuban Muaraenim.
Dan Juara harapan :
      1     :  Singo Monggolo Putro.Dari Paguyuban Lebong Serang Palembang.
      2     :  Singo Birowo Bantar Angin. Dari Pagyuban Perabumulih