Bupati Muara Enim Bergerak Cepat, Halaman Pemkab yang Kotor Segera Dibersihkan

Laporan Hafiz

Muaraenim News, MUARAENIM— Di tengah aktivitas pemerintahan yang terus berjalan, ada satu sudut yang sempat luput dari perhatian: halaman Kantor Bupati Muara Enim. Rumput liar yang meninggi, parit tersumbat, hingga sampah yang berserakan menjadi pemandangan yang tak seharusnya terlihat di pusat birokrasi daerah.

Namun kondisi itu tak dibiarkan berlarut.

Bupati Muara Enim, Edison SH M.Hum, merespons cepat setelah informasi mengenai kondisi tersebut sampai kepadanya. Melalui pesan WhatsApp, ia memastikan bahwa penanganan akan segera dilakukan.

“Segera kita tindak lanjuti,” ujarnya singkat, namun tegas.

Bagi warga yang sehari-hari melintas, kondisi ini bukan hal baru. Saat hujan turun, genangan air kerap meluap dari parit yang tersumbat, mengalir hingga ke jalan dan area parkir. Bau tak sedap dan pemandangan yang kumuh pun tak terhindarkan.

“Kalau hujan, air naik sampai ke jalan. Sudah lama tidak dibersihkan sepertinya,” kata seorang warga.

Tak jauh dari sana, di sekitar Tugu Kemerdekaan, suasana yang seharusnya menjadi ruang terbuka yang nyaman justru berubah menjadi area yang kurang terawat. Rumput liar tumbuh hingga hampir setinggi lutut orang dewasa, sementara sampah terlihat terselip di antara semak dan saluran air.

Kondisi ini bukan sekadar soal estetika. Ia menjadi cerminan bagaimana ruang publik—terutama yang berada di jantung pemerintahan—dirawat dan dijaga.

Respons cepat dari Bupati Edison memberi harapan baru. Bagi masyarakat, langkah ini bukan hanya tentang membersihkan sampah atau memotong rumput, tetapi juga tentang menghadirkan kembali rasa bangga terhadap lingkungan pemerintahan mereka.

Kini, warga menanti aksi nyata di lapangan—alat-alat kebersihan bergerak, drainase kembali lancar, dan halaman Pemkab kembali rapi seperti yang seharusnya.

Sebab bagi mereka, wajah kantor bupati bukan sekadar bangunan, melainkan simbol pelayanan dan kepedulian pemerintah terhadap lingkungan dan masyarakatnya.

Show More