Beranda Semende Budaya Gotong Royong Masih Sangat Terjaga di Semende

Budaya Gotong Royong Masih Sangat Terjaga di Semende

302
0

 

Laporan Zulkarnain Fholta

Muaraenim News, SEMENDE – Budaya gotong royong masih terjaga di sejumlah wilayah di Kecamatan Semende darat Ulu ( SDU) , salah satunya di Desa Segamit yang bergotong royong membangun jalan Atar kampung dari kampung (5) lima sampai kampung (7) tujuh Seperti hari Selasa kemari (8/12/2020)) masyarakat berbondong-bondong melaksanakan pembangunan jalan yang biayanya berasal dari patungan warga dan donatur.

Tahuri salasatu masyarakat mengatakan, warga selalu antusias ketika melaksanakan gotong royong dalam pembangunan infrastruktur. Karena harapan warga ingin semua akses jalan bisa diperbaiki untuk peningkatan perekonomian.

“Alhamdulillah warga semuanya sangat antusias termasuk bapak bapak dalam gotong royong. Pembangunan jalan lingkungan ini selain program prioritas, juga merupakan harapan masyarakat. Sehingga kita realisasikan Patungan warga untuk pembangunan jalan lingkungan,” kata dia saat diwawancarai media muaraenimnews, rabu (09/12/2020)).

Sinwani selaku kepala Desa (kades), Desa Segamit yang ikut berperan dalam gotong royong pembagunan yang dilaksanakan atas swadaya masyarakat dan sumbangan dari donatur tokoh masyarakat semende BN, menunjukkan bahwa masyarakat desa mampu membangun daerahnya sendiri.

“Kami beharap kepada pemerintah semoga kedepan jalan ini bisa benar-benar di realisasikan karena selain untuk menumpang perekonomian juga bisa memajukan tempat pariwisata yaitu danau deduhuk yang sanggat mempesona yg tidak kalah dengan pantai Bali,” ucapnya.

Lanjut ucap kades, pembangunan itu sendiri sudah lama didambahkan masyarakat sekitar. “Alhamdulilah permintaan warga langsung terwujud berkat adanya salah satu donatur yang enggan disebutkan namanya selaku donatur, dengan memberikan bantuan cor beton sepanjang kurang lebih 600 km × 2,5 m,” terangnya

Dirinya juga menambahan dengan cara sederhana dan swadaya, donatur serta masyarakat bahu-membahu bergotong-royong membangun badan jalan. “kami harap setelah jalan tersebut jadi, kita sama sama merawatnya,” tutupnya.