Bocornya Pipa Milik PT. Medco Energy Akibatkan Kerusakan, Tidak Ada Kompensasi Korbanpun Menjerit

Laporan Ali Sai’in

Muaraenim News, GELUMBANG – Bocornya pipa milik PT Medco E&P Indonesia di dusun 2 Keranji desa Melilian Kecamatan Gelumbang, Muaraenim (Sumsel) pada pertengahan mei kemarin rugikan petani kebun karet dan akibatkan bibitanya rusak.

Rusaknya pohon karet dan pembibitan itu terjadi Karena terkena semburan minyak mentah, dan sampai saat ini belum ada kompensasi dari perusahaan bahkan tidak di gubris oleh PT Medco E&P Indonesia sehingga pemilik kebun meradang.

Peristiwa line pipa translate PT Medco Energy jalur dari PALI ke Palembang bocor minyak mentah menyembur ke lahan kebun karet milik Hardiyanto warga Desa Melilian.

“Kebun keret saya rusak pembibitan karet saya rusak pun dengan tanaman lain rusak berat, bahkan banyak yang mati, ungkapnya kepada awak media minggu (19/07/2020).

Merasa di rugikan akibat peritiwa tersebut dirinya melaporkan kepada kepala Desa Melilian untuk di lanjtkan kepada PT Medco Energy, namun tidak ada ganti rugi dari pihak perusahaan.

“Sampai saat ini belum ada penanganan maupun pengecekan dari pihak perusahaan, pihak perusahaan hanya memperbaiki kebocoran saja,”terangnya.

Kepala Desa Melilian Dedi Haryanto saat di konfirmasi lewat handphonenya tidak aktif dan di konfirmasi kerumahnya juga tidak ada, namun sebelumnya dirinya membenarkan adanya laporam atas kejadian tersebut.

Sementara itu Camat Gelumbang Syarkowi S.Sos mengaku tidak menerima laporan warga seraya menyayangkan peristiwa lingkungan tersebut.

“Nggak ada laporan dari warga pada kita ini sangat disayangkan karena warga dirugikan” bebernya.

Dari pantauan awak media di lapangan terlihat sekitar 9 batang pohon karet produktif merangas juga bibit karet okulasi milik Hardiyanto rusak di duga akibat peristiwa tersebut kurang lebih 200 batang bibit .Di sungai samping kebun milik Hardiyanto juga masih ada safety oil di sungai milik perusahaan tertinggal di area kejadian.

Sementara itu PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) berhasil menangani kebocoran pipa minyak milik negara yang dioperasikan Perusahaan di Desa Melilian, Gelumbang, Muaraenim, akibat vandalisme pada Sabtu (16/05/2020) lalu namun dampaknya masih tersisah.

Menurut pihak PT Medco E&P Indonesia setelah mendapatkan informasi dari petugas patroli Perusahaan mendatangkan pekerja dan melakukan klaim pipa sesuai standar keselamatan kerja.

“Dalam waktu singkat, Pekerja berhasil menangani kebocoran tersebut.atas nama perusahaan kami menyayangkan terjadinya tindakan vandalisme ini. Pasalnya, tindakan tersebut selain merugikan Perusahaan, juga Negara,” tegas VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi.

Show More