Beranda Muara Enim AKIBAT AKSI MOGOK KERJA 27 KARYAWAN PT ADIL UTAMA TERANCAM DI...

AKIBAT AKSI MOGOK KERJA 27 KARYAWAN PT ADIL UTAMA TERANCAM DI BERHENTIKAN

12
0

Muaraenim News,  LAWANGKIDUL – Sebanyak 27 orang pekerja PT Adil Utama  melakukan aksi mogok kerja di lokasi tambang Bangko Barat. Yang merupakan subkontraktor PT Satria Bahana Sarana Sabtu, (07/10/2017) lalu.

Buntut dari aksi  tersebut karyawan yang ikut melakukan mogok kerja dianggap mengundurkan diri oleh perusahaan berdasarkan surat yang disampaikan pihak perusahaan,

 “Kami melakukan aksi ini untuk menuntut keadilan  karena perusahaan tidak menjalankan aturan yang ada termasuk tidak melaksanakan semua aturan yang telah dituangkan dalam agriment  yang sudah sepakati bersama, agriment tersebut sudah ditanda tangani oleh Project Manager,” Kata Arpandi salah satu peserta aksi kepada wartawan,  Rabu,  (11/10/2017).

Sementara Hairul saat ditemui oleh awak media dikediamannya mengatakan, pihak perusahaan harus menjalankan aturan yang ada, tidak semena mena memberhentikan karyawan tanpa ada teguran lisan , surat peringatan pertama dan selanjutnya baru pihak perusahaan dapat mengambil tindakan pemberhentian,  tidak seperti  yang merkea alami seperti sekarang,  upah basic (UMP) 2.495.000 yang ada pun, diakuinya sering di potong perusahaan ,meskipun telah di lampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan dalam keadaan sakit. Kalaupun mereka diberhentikan mereka siap, dengan  catatan perusahaan harus membayar  seluruh kewajibanmya terhadap karyawan.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Disnaker Kabupaten Muaraenim  untuk dapat memediasi penyelesaian masalah ini.  Tapi pihak perusahaan tidak mau dimediasi ”  tuturnya.

Sampai berita ini diturunkan tidak ada satu pihak management perusahaan yang dapat dihubungi untuk di konfirmasi masalah ini.

Sementara Kabid Hubungan industrial Disnaker Kabupaten Muaraenim, dihubungi via ponsel mengatakan permasalahan ini sudah masuk ke di Disnaker, rencana kurang dari satu minggu pihak disnaker akan memanggil pihak perusahaan untuk dimediasi.

Penulis  : Rudiansyah
Editor     : Hafiz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here